Apa kabar kawan remaja, gimana puasanya masih lancer kan? Nah, dihari yang ke lima dalam rangkaian roadshowGerakan
Santri Menulis 2012, Sarasehan Jurnalistik ramadhan 2012, kali ini
Minggu 29 Juli, tim Ekspresi Suara Remaja bertandang ke Kota Sragen nih,
tepatnya di Pondok Pesantren walisongo , kawan.
Acara yang diselenggarakan Suara Merdeka ini semakin hari semakin seru.
Buktinya acara belum dimulai saja, para santri dari ponpes terletak di
Dukuh Sungkul RT 12 RW 04, Kelurahan Plumbungan, Kecamatan Karangmalang,
Kabupaten Sragen ini terlihat sangat antusias untuk belajar tentang
jurnalistik.

Sebelum tim dari Ekspresi SR membagi ilmu tentang jurnalistik online,
ada teman-teman dari Telkom membuka acara dengan menjelaskan tentang
dunia internet. Dalam mengakses internet sehari-hari, sekarang para
santri nggak khawatir untuk berinternet, karena apa? Karena Telkom sudah
memblokir semua situs-situs yang berbau pornografi. Keren kan!
Nah, giliran tim Ekspresi SR untuk presentasi tiba, kawan. Adib Auliawan
dari redaksi Ekspresi SR langsung menggeber dengan memperkenalkan
rubrik-rubrik seru milik Ekspresi SR. Selain memperkenalkan, cowok
tambun berkacamata ini juga mengajak para santri ponpes Walisongo untuk
ikut berpartisipasi menulis di media ini, kawan. Disela-sela itu, Adib
juga membagi ilmunya tentang gimana cara menulis jurnalistik yang baik.
Wow seru ya!
Tahu nggak kawan, ternyata di ponpes Walisongo ini sangat memaksimalkan manfaat media
online lho,
salah satunya yaitu berdakwah. Nggak hanya itu, mereka juga
memanfaatkan radio sebagai media dakwah, melalui Radio Walisongo (RWS)
FM yang menjadi salah satu fasilitas di ponpes ini, kawan. Yang lebih
mengejutkan lagi nih, Walaupun berada di wilayah Jawa Tengah, tapi
sekitar 80 persen santri yang belajar di ponpes ini justru berasal dari
luar Pulau Jawa lho.
di kutip dari:
http://remaja.suaramerdeka.com/2012/07/29/stop-gaptek-menuju-modern-di-ponpes-walisongo-sragen/