Tampilkan postingan dengan label UNIT PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UNIT PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Oktober 2013

Madrasah Mu'alimin Walisongo


A. Program Pendidikan
    
Untuk meningkatkan mutu SDM para santri yang tidak sekolah formal, madrasah mu'alimin.mengadakan antara lain :
  
 1. Musyawarah harian dan bahtsul masa'il fiqhiyah
         . Musyawarah harian
         . Bahtsul masa'il fiqhiyah
         . MMK ( Musyawarah Membaca Kitab Kuning ).
 2. Hafalan surat - surat pendek dari Al Qur'an, hadits, do'a - do'a dan nadhom
       Berikut hafalan yang menjadi syarat kenaikan dan kelulusan
       . Juz 'Amma, Waqi'ah, Al Mulk, Ar Rohman da Yasin
       . Hadits Arba'in Nawawi , Qowa'id Fiqh
       . Jurumiyah dan Al Fiyah Ibnu Malik
     Muhafadhoh ini terus di laksanakan secara berkelanjutan dari tingkat
     idadi ( sekolah persiapan ) sampai kelas Sanawiyah.
3. Ketrampilan ekstra kurikuler
        . Komputer
        . Tahsinul Khoth ( kaligrafi arab )
        . Muhadasah bahasa arab
        . Seni rebana

B. Metode Dan Waktu Pelajaran
    
     1. Metode Belajar
         Metode belajar di mu'alimin Walisongo adalah metode klasikal dengan mebagi 5 kelas,
         yaitu kelas idadi 1 dan 2 dan kelas sanawi 1,2dan 3

    2. Waktu Belajar
        . Jam 07.00 - 07.30 WIB : muhafadhoh pelajaran
        . Jam 07.30 - 08.00 WIB : KBM jam pertama
        . Jam 08.05 - 08.40 WIB : KBM jam kedua
        . Jam 08.40 - 09.15 WIB : KBM jam ketiga
        . Jam 09.15 - 09.50 WIB : KBM jam keempat
        . Jam 09.50 - 10.05 WIB : istirahat
        . Jam 10.05 - 10.40 WIB : KBM jam kelima
        . Jam 10.40 - 11.15 WIB : KBM jam keenam

Madrasah Diniyyah

A. Program Pendidikan
    1. Harian      : Tiqroud Darsi dan musyawarah
    2. Mingguan : tahfidz dan nadzom / wadars
    3. Bulanana  : * BBN ( Bahsul Masa'il Nahwu )
                         * Ubudiyah
    4. Tahunan   : Manasik Haji

B. Metode Dan Waktu Belajar
    1. Metode belajar
        Metode belajar di madrasah diniyyah Walisongo adalah metode klasikal dengan membagi 10
        kelas, yaitu :
        Tingkat Ibtidaiyah :
        > Kelas Isti'dat A,B,C
                                                       
        > Shifirl awal A,B
        > ShifirTsani
        > Shifir Tsalist
       Tingkat Sanawiyah :
       > Kelasa sanawiyah awal
       > Kelasa sanawiyah tsani
       > Kelasa sanawiyah tsalits
       > Fathroh lailah
 
    2. Waktu Belajar
        > Jam 13.00 - 13.45     : KBM jam pertama
        > Jam 13.45 -14.00      : istirahat
        > Jam 14.00 - 14.45     : KBM jam kedua
        > Jam 20.00 - 21.00     : KBM Fathroh lailah

SMK Walisongo

A. Profile

       SMK Walisongo berdiri pada tahun 2009 di kompleks Ponpes Walisongo Sragen.
   SMK Walisongo adalah sekolah yang pembelajaranya berbasis pesantren. Sekolah
   ini di dsain dengan kurikulum pesantren yang berorientasi pada penguatan materi agama
   sebagai pondasi ahlak dengan tujuan untuk memebentuk siswa yang berbudi luhur.
   Selain itu SMK Walisongo juga sebagai sebuah sarana untuk membekali siswa tentang
   ketrampilan hidup yang akan digunakan nanti ketika sudah terjun di tengah-tengah
   masyarakat untuk meneruskan perjuangan para ulama. Dengan kata lain untuk mencetak
   siswa yang memiliki ketrampilan , wawasan hidup dan tidak menggantungkan masyarakat
   ketika berjuang mensyiarkan agama nantinya.


B. Program Jurusan
       SMK Walisongo mengambil program jurusan Teknik Komputer dan Jaringan ( TKJ )
   dengan tujuan memberikan bekal kepada siswa tentang teknologi jaringan dan
   komputer sebagai langkah antisipasi terhadap tantangan jaman yang seba canggih,
   yang selalu di hadapkan pada jaman teknologi yang serba canggih.


C. Kurikulum Pendidikan
    * Kurikulum yang digunakan SMK Walisongo adalah perpaduan anatara kurikulum
       KTSP ( Dinas ) dan kurikulum berkarakter pondok pesantre.
    * Kurikulum kejuruan menggunakan kurikulum KTSP Spektrum 2008 dan mengerjakan
       muatan lokal kejuruan yang sesuai kompetensi kehlian Tehnik Komputer Jaringan
       ( TKJ ) dan kebutuhan DU/DI, yakni :
       . Router
       . Desain Web
       . Desain Grafis


D. Fasilitas
    * Hotspot area
    * Pembelajaran dalam kelas dengan LCD proyektor
    * Pembelajaran di luar kelas
    * Lab. komputer
    * Lab. perakitan komputer


E. Visi, Misi Dan Tujuan.
    1. Visi
        Menyiapkan generasi yang memiliki kwalitas SDM di bidang IMTAQ dan IPTEK
        serta peka terhadap masalah sosial.

    2. Misi
       . Mendidik siswa agar memiliki pemahaman agama dengan mendalam serta
         sanggup mengamalkan
       . Mendidik siswa agar arif dalam menyongsong masa dpan melalui
         pemahaman IPTEK serta mampu bersosialisai dengan masyarakat yg heterogen.
       . Membentuk kadr pemimpin yang jujur , cerdas, mandiri dan kreatif.
       . Melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatik, inovatif dan efktih melalui melalui
         kegiatan inovati pembelajaran.
       . Melaksanakan pembelajaran yang berbsasis problem solving / pemecahan masalah
         dan menyenangkan melalui pendekatan secara kekeluargaan.

   3. Tujuan Dan Sasaran
      . Mencerdaskan bangsa
      . Li i'laai kalimatillaah.
      . Membantu pemerintah dalam meningkatkan SDM dengan pmbekalan ketrampilan
        hidup ( life skil )


F. Kegiatan Estra
    . Keorganisasian dan ASWAJA
    . Kelompok study mapel
    . Olah raga
    . Pramuka
    . Out bound
    . Seni baca Qur'an ( qiroat )
    . Seni islami ( rebana )
    . Pengajian Kitab kuning ala pesantren

SMP Walisongo


Anggota paskibraka SMP Walisongo
A. Latar Belakang 
       Era globalisasi bisa di sebut
   tantangan sekaligus peluang
   bagi bangsa  indonesia dalam
   berinteraksi dengan realitas
   masyarakat dunia plural dan
   multikultural. Yang pasti
   bahwa era globalisasi kemudian
   mengharuskan persaingan antar
   bangsa-bangsa di dunia.
      Dalam kondisi semacam ini,
   pondok pesantren Walisongo
   berupaya untuk mempersiapkan
   sumber daya manusia ( SDM )
   yang handal. Sehingga sudah
   sepantasnya pendidikan pesantren
   tidak lagi bisa di anggap remeh atau 
   hanya di jadikan faktor pelengkap saja dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
       Pendidikan pesantren juga tidak bisa hanya sebatas proses untuk menciptakan kader-kader
   bangsa yang paham tentang agama, tapi sekaligus menciptakan kader yang menguasai ilmu
   pengetahuan dan teknologi juga mampu menjunjung tinggi nilai-nilai luhur kemanusiaan.
   Pendidikan pesantren harus dijadikan sebagai tonggak utama pembangunan peradaban
   ( Civilation ) bagi sebuah bangsa. SMP Walisongo memadukan kurikulum Kemendiknas
   dan pendidikan ala pesantren salaf.
    



B.Profile
Regu voli putri SMP Walisongo
        SMP Walisongo merupakan
    sekolah yang berbasis pesantren
    dan mengembangkan kurikulum
    pendidikan terpadu, perpaduan
    antara KTSP da kurikulum
    pesantren yang di kemas dengan
    sistem boarding school. Dalam
    menerapkan semua aspek
    pendidikanya SMP Walisongo
    di awasi oleh konsultan
    pendidikan yang berada
    di bawah naungan UNICEF


C. Visi, Misi Dan Tujuan.
    SMP Walisongo terakriditasi " A "

    1. Visi
        Menyiapkan generasi yang memiliki kwalitas SDM di bidang IMTAQ dan IPTEK
        serta peka terhadap masalah sosial.

    2. Misi
       . Mendidik siswa agar memiliki pemahaman agama dengan mendalam serta
         sanggup mengamalkan
       . Mendidik siswa agar arif dalam menyongsong masa dpan melalui
         pemahaman IPTEK serta mampu bersosialisai dengan masyarakat yg heterogen.
       . Membentuk kadr pemimpin yang jujur , cerdas, mandiri dan kreatif.
       . Melaksanakan pembelajaran yang aktif, kreatik, inovatif dan efktih melalui melalui
         kegiatan inovati pembelajaran.
       . Melaksanakan pembelajaran yang berbsasis problem solving / pemecahan masalah
         dan menyenangkan melalui pendekatan secara kekeluargaan.

   3. Tujuan Dan Sasaran
      . Mencerdaskan bangsa
      . Li i'laai kalimatillaah.
      . Membantu pemerintah dalam meningkatkan SDM dengan pmbekalan ketrampilan
        hidup ( life skil )


D. Motto
     . Mempertahankan tradisi lama yang baik dan menerima metode baru yang
       lebih baik.
     . Unggul dalam prestasi, brahlakul karimah dan berbudi


E. Tenaga Pengajar
    . Sarjana pendidikan yang profsional di bidangnya
    . Tenaga kependidikan yang profesional


F. Kegiatan Estra
    . Keorganisasian dan ASWAJA
    . Kelompok study mapel
    . Olah raga
    . Pramuka
    . Out bound
    . Seni baca Qur'an ( qiroat )
    . Seni islami ( rebana )
    . Pengajian Kitab kuning ala pesantren


G. Prestasi
    . Juara I PBB putra putri lintas alam
    . Juara II P3K putra
    . Juara I MTQ kab.Sragen

SDI Walisongo

A. Profile

        Sekolah Dasar Integral  ( SDI ) Walisongo merupakan lembaga pendidikan dasar
    yang berupaya untuk menerapkan konsep pendidikan yang terpadu dalam pengembangan
    kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual. Brbeda dengan sekolah dasar pada
    umumnya, SDI Walisongo menerapkan dasar " Intgrated Activity & Integrated curriculum "
    dimana aktivitasa anak mulai dari belajar, bermain, makan dan beribadah semua dikemas
    dalam satu sistem pendidikan.
        Dngan didukung keberadaanya yang berada di kompleks Ponpes Walisongo, SDI
    Walisongo menkolaborasikan kurikulum pendidikan dan kurikulum pesantren yang
    dikemas melalui pembiasaan-pembiasaan untuk membentuk moral anak , maka SDI
    Walisongo myakinkan diri sebagai Sekolah Dasar yang memiliki kemampuan menghafal
    Al-Qur'an , membaca kitab kuning ala pesantren dan berbahasa arab.

B. Prestasi
    * Juara II lomba pildacil putri se-kab. Sragen tahun 2009
    * Juara I lomba pildacil putra se-kab. Sragen tahun 2009
    * Juara I lomba rebana se-kec. Sragen tahun 2011
    * Juara III MAPSI LPPAI ke. Kr.mlang tahun 2011
    * Juara II lomba rebana MAPSI ke-14 kab. Sragen tahun 2011

C. Program Kegiatan
    * Conversation
    * Muhadatsah
    * Baca Qur'an
    * Tahfidlul Qur'an
    * Shalat Dhuha
    * Shalat Dhuhur berjama'ah
    * Amtsilati
    * Baca kitab kuning
    * Apel pagi
    * Senam ria
    * Out bound
    * Outing class, pramuka, rebana, pildacil & pentas seni

PG & TK Walisongo

A. Visi Dan Misi
   
    * Visi : Mencetak generasi islam yang memiliki budi pekerti luhur, cerdas, trampil ,
       kreatif dan mandiri
    * Misi : Dengan mngembangkan pendidikan yang berpotensi melalui ketrampilan
       membaca, seni, berkebun dan bermain untuk menggali potensi anak yang berkwalitas
       dan memegang teguh Al-Qur'an dan As-Sunah.

Suasan belajar dalam kelas


B. Fasilitas Sekolah
    * Gedung milik sndiri
    * Area bermain
      representatif
    * Drum band
    * Perpustakaan kelas
    * Sarana bermain
       yang lengkap

C. Program Unggulan
    * Bahasa arab
    * Pembelajaran yang
      berbasis multimedia
      dan di susun dengan
      sistem tematik
    * Hafalan Qur'an
    * Program pembiasaan
      moral pada setiap aspek pembelajaran
   
Outing Class
D. Prestasi Sekolah
    * Juara I lomba hafalan Qur'an se-kab. Sragen tahun 2009
    * Juara harapan I lomba do'a sehari-hari se-kab. Sragen
       tahun 2009
    * Juara I lomba lari estafet PORSENI TK se-kab. Sragen
       tahun 2011
    * Juara I lomba bola keranjang PORSENI TK se-kab.
       Sragen tahun 2011
    * Juara II lomba menyanyi se-kab. Sragen tahun 2011
    * Juara II lomba menari se-kab. Sragen tahun 2011
    * Juara III arena ria PORSENI TK se-kab.
       Sragen tahun 2011
    * Juara harapan I lomba lompat sampai se-kab. Sragen 
Out Bound
Drum band TK Walisongo

Profile Ponpes Walisongo Sragen


 Ponpes Walisongo adalah pondok pesantren salafi, yang didirikan oleh KH. Ma'ruf Islamuddin pada tahun 1995 di dusun Sungkul, Plumbungan, Kr.Malang, Sragen.
Pada awal berdirinya ponpes Walisongo hanya ada beberapa santri yang mukim dan di tambah santri-santri yang berdomisili di sekitar pondok. Dan kajian yg dipelajari di ponpes Walisongo seperti pada pondok pesantren salaf pada umumnya, yaitu mempelajari Al-Qur'an dan kitab kuning yang membahas tentang fiqih, ilmu alat, adabiah, tasawuf dan aqidah dan lain-lain.
      Sejak tahun 1999 di Ponpes Walisongo sudah ada Madrasah Diniyyah ( Madin ) Walisongo, yaitu lembaga pendidikan non formal untuk memanage para santri yang mondok di ponpes Walisongo dalam mengkaji kitab kuning.
Seiring dengan makin bertambahnya para santri yang mukim di pondok dan kebanyakan juga sambil sekolah formal diluar pondok, maka timbul gagasan untuk mendirikan lembaga pendidikan formal sendiri yang berada tak jauh dari kompleks pondok.
Baru pada tahun 2006 ponpes Walisongo mendirikan sebuah lembaga pendidikan formal yang bernama "Lembaga Pendidikan Islam ( LPI ) Sunan Walisongo", pada awal berdirinya LPI yaitu PG & TK Walisongo serta SMP Walisongo.
Kemudian pada tahun 2008 mendirikan Sekolah Dasar Islam ( SDI ) Walisongo dan pada tahun 2009 berdiri SMK walisongo.
Kemudian pada tahun 2011 berdiri Madrasah Mu'alimin kusus untuk para santri yang mondok di PP Walisongo yang tidak sekolah formal.

Jenjang Pendidikan : 

1. Pendidikan Formal
    . PG & TK Walisongo
    . SDI Walisongo
    . SMP Walisongo ( terakriditasi " A " )
    . SMK Walisongo ( Jur. TKJ  )

2. Pendidikan Non Formal
    . Madrasah diniyyah Walisongo
    . Madrasah mu'alimin Walisongo
    . TPQ Walisongo

iklan

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons
Animated Social Gadget - Blogger And Wordpress Tips